Selasa, 12 November 2013

PERBANDINGAN PROSES PENCIPTAAN LANGIT DAN BUMI ANTARA MENURUT AL QUR’AN DENGAN BIBEL

A. Menurut Al Qur’an

            Allah swt menciptakanalam semesta ini selama enam masa. Per satu masa menurut perhitungan manusiaadalah seribu tahun. Q.S. As Sajadah ayat 4-5 : 
4. Allah lah yang menciptakan langit dan bumi dan apa yang adadi antara keduanya dalam enam masa, kemudian Dia bersemayam di atas 'Arsy. Tidakada bagi kamu selain dari padanya seorang penolongpun dan tidak (pula) seorangpemberi syafa'at. Maka Apakah kamu tidak memperhatikan?
5. Dia mengatururusan dari langit ke bumi, kemudian (urusan) itu naik kepadanya dalam satuhari yang kadarnya adalah seribu tahun menurut perhitunganmu.

            Dua masa pertama, Allah swtmenciptakan alam semesta ini masih berupa asap dijelaskan pada Q.S. Fushshilatayat 11 : 
Kemudian Dia menuju kepada penciptaan langit dan langit itumasih merupakan asap, lalu Dia berkata kepadanya dan kepada bumi:"Datanglah kamu keduanya menurut perintah-Ku dengan suka hati atauterpaksa". keduanya menjawab: "Kami datang dengan suka hati".

            Di akhir masa keduamemasuki masa ketiga, Allah swt menjadikan tujuh lapis langit dan menghiasimasing-masing langit dengan bintang-bintang selama dua masa. Q.S. Fushshilatayat 12 :  
Maka Diamenjadikannya tujuh langit dalam dua masa. Dia mewahyukan pada tiap-tiap langiturusannya. dan Kami hiasi langit yang dekat dengan bintang-bintang yangcemerlang dan Kami memeliharanya dengan sebaik-baiknya. Demikianlah ketentuanyang Maha Perkasa lagi Maha mengetahui.

                Setelah selesai menciptakan langit, Allahswt kemudian memancarkan sinar matahari dan bulan. Q.S. Yunus ayat 5 : 
Dia-lah yangmenjadikan matahari bersinar dan bulan bercahaya dan ditetapkan-Nyamanzilah-manzilah (tempat-tempat) bagi perjalanan bulan itu, supaya kamumengetahui bilangan tahun dan perhitungan (waktu). Allah tidak menciptakan yangdemikian itu melainkan dengan hak. Dia menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya)kepada orang-orang yang mengetahui.

            Pada empat masakemudian (penyempurnaan masa ketiga, masa keempat, masa kelima, dan masakeenam), Allah swt menjadikan gunung-gunung di bumi ini. Q.S. Fushshilat ayat10 :
Dan Diamenciptakan di bumi itu gunung-gunung yang kokoh di atasnya. Dia memberkahinyadan Dia menentukan padanya kadar makanan-makanan (penghuni)nya dalam empatmasa. (Penjelasan itu sebagai jawaban) bagi orang-orang yang bertanya.
Pada masa ini,Allah swt selain menciptakan gunung-gunung, juga sudah mengedarkan udaramenjadi angin kemudian berubah menjadi mendung dan akhirnya menjadi hujan. Q.S. Faathirayat 9 : 
Dan Allah, Dialahyang mengirimkan angin; lalu angin itu menggerakkan awan, Maka Kami halau awanitu kesuatu negeri yang mati lalu Kami hidupkan bumi setelah matinya denganhujan itu. Demikianlah kebangkitan itu.

            Selanjutnya, Allah swtmenumbuhkan aneka tumbuhan, dan kemudian menciptakan berbagai macam hewan. Q.S.An Nur ayat 45 :  
Dan Allah telahmenciptakan semua jenis hewan dari air, Maka sebagian dari hewan itu ada yangberjalan di atas perutnya dan sebagian berjalan dengan dua kaki sedang sebagian(yang lain) berjalan dengan empat kaki. Allah menciptakan apa yang dikehendaki-Nya,Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.

            Memasuki masa keenamdibagi menjadi tiga. Sepertiga pertama, Allah swt menciptakan malaikat dan jin.Sepertiga kedua, Allah swt menciptakan menciptakan manusia pertama, yakni NabiAdam as. Sepertiga terakhir, Allah swt mengajarkan ilmu kepada Nabi Adam a.s.
- Sepertiga pertama, Allah swtmenciptakan malaikat dan jin.  
  a. Dan Kami telah menciptakan jin sebelum (Adam) dari apiyang sangat panas. (Q.S. Al Hijir : 27).
اَلْمَلاَ ئِكَةُ خَلَقَتْ مِنْ نُوْرٍ(لحديث(
  b. Malaikat oleh Allah diciptakan dari cahaya (Al Hadits)

- Sepertiga kedua, Allah swtmenciptakan Nabi Adam a.s.
Sesungguhnya misal (penciptaan) Isa di sisi Allah,adalah seperti (penciptaan) Adam. Allah menciptakan Adam dari tanah, kemudianAllah berfirman kepadanya: "Jadilah" (seorang manusia), Maka jadilahDia (Q.S. Ali Imran : 59).

- Sepertiga terkahir dari masakeenam, Allah swt mengajarkan ilmu kepada Adam a.s.  
Dan Diamengajarkan kepada Adam Nama-nama (benda-benda) seluruhnya, kemudianmengemukakannya kepada Para Malaikat lalu berfirman: "Sebutkanlahkepada-Ku nama benda-benda itu jika kamu mamang benar orang-orang yangbenar!" (Q.S. Al Baqarah : 31)

            Allah swt menciptakanalam semesta dan bumi selama enam masa. Satu masa menurut perhitungan manusiaselama seribut tahun. Berarti enam masa sama dengan enam ribu tahun.
1. Dua masa pertama, Allah swt masih menciptakan asap (Q.S. Fushshilat ayat11)
2. Memasuki akhir masa kedua memasuki masa ketiga, Allah swt menciptakantujuh lapis langit dan bintang-bintang (Q.S. Fushshilat ayat 12)
3. Penyempurnaan masa ketiga, masa keempat, masa kelima, dan keenam, Allahswt memancarkan sinar matahari dan bulan (Q.S. Yunus ayat 5). Kemudian Allah swtmenumbuhkan aneka tumbuhan, dan kemudian menciptakan berbagai macam hewan.(Q.S. An Nur ayat 45)
4. Memasuki masa keenam, Allah swt membagi menjadi tiga : 1. Sepertigapertama Allah swt menciptakan malaikat dan jin; 2. Sepertiga kedua, Allahmenciptakan Nabi Adam a.s.; 3. Sepertiga ketiga, Allah memberi Nabi Adam a.silmu.

Sabtu, 22 Desember 2012

Di Balik Tanggal 25 Desember

Perayaan 25 Desember itu berasal dari perayaan kaum pagan Roma Kuno (Romana), bukan Yunani (Greek). Jerusalem dan sekitarnya di masa sebelum dan setelah Nabi Isa a.s lahir berada di bawah kekuasaan kerajaan Romawi.

Bangsa Romawi ketika itu memeluk agama pagan dengan memuja dewa-dewi yang jumlahnya sangat banyak dan terkenal sangat mengumbar kesenangan ragawi. Mereka menganggap raga yang sempurna, kecantikan lahiriah, sangat penting dan kenikmatan ragawi merupakan kenikmatan yang harus dikejar selama-lamanya. Sebab itu, lelaki Roma sangat gandrung pada olahraga yang bisa membentuk kekuatan fisik, memperbesar otot-otot badannya, dan juga merawat seluruh tubuhnya. Sekarang, kebiasaan lelaki Roma ini diwarisi oleh apa yang disebut sebagai Pria Metroseksual.

Sedangkan perempuan Roma, juga sangat memelihara tubuhnya dan sisi sensualitasnya. Mereka akan sangat bangga jika dikejar-kejar banyak pria. Bahkan bukan rahasia lagi jika perempuan Roma saat itu belomba-lomba untuk dijadikan “piala bergilir” para lelaki Roma. Tanggal 14 Februari selalu ditunggu-tunggu oleh mereka untuk memuaskan hasrat rendahnya dengan menggelar pesta syahwat di seluruh kota. Inilah yang sekarang dirayakan banyak orang sebagai Hari Valentine, yang sesungguhnya berasal dari Hari Perayaan Perzinahan.

Keyakinan inti pagan Roma itu berasal dari dua sumber, yakni tradisi Osirian Mesir kuno dan ilmu-ilmu sihir Babylonia. Keduanya bergabung dan sekarang dikenal sebagai Kabbalah. Mereka memiliki hari-hari istimewa yang dirayakan setiap tahun, termasuk tanggal 25 Desember yang dirayakan sebagai Hari Kelahiran anak Dewa Matahari atau Sol Invictus. Sebagian ahli menganggap istilah “Anak Dewa Matahari” itu dinisbatkan pula kepada Namrudz, Raja Babylonia, yang mengejar-ngejar Nabi Ibrahim a.s.

Mereka percaya, anak Dewa Matahari ini lahir di hari Minggu. Sebab itu mereka menamakan hari Mingu sebagai Sun Day, Hari Matahari. Mereka juga beribadat di hari tersebut. Semua ini diadopsi kekristenan sampai sekarang.

Minggu, 16 Desember 2012

Umar Mukhtar : Lion Of The Desert from Libya

Adalah Umar Mukhtar. Seorang tokoh dan figur yang memiliki semangat juang tinggi, intelektual, cerdas dan berdedikasi tinggi pada agamanya. Dilahirkan tahun 1861 di kota kecil di Libya bernama Zawia Janzour. Umar memulai hidupnya menjadi seorang sufi dan memasuki tarekat yang bernama Sanusiyah sampai beliau meninggal. Tarekat yang unik. Ia tidak meninggalkan dunia tetapi peduli terhadap persoalan dunia. Tarekat ini sering berperang melawan ketidakadilan. Ini mengingatkan kita dengan do’a Abu Bakar, “Ya Allah! Jadikanlah dunia ini di tangan kami bukan di hati kami”.

Awal Perjuangan Libya Tahun 1911 kapal-kapal perang Itali berlabuh di pantai Tripoli, Libya. Mereka membuat permintaan kepada kekhalifahan Turki Ustmaniyah untuk menyerahkan Tripoli kepada Italia. Kalau tidak kota itu akan dihancurkan. Bersama rakyat Libya, kekhalifahan menolaknya mentah–mentah permintaan itu. Mereka menganggap hal ini sebuah penghinaan. Akibatnya, titisan bangsa Romawi ini pun mengebom kota Tripoli tiga hari tiga malam. Peristiwa ini menjadi seri perjuangan mujahidin Libya, bersama tentara Turki melawan pasukan Italia.

Tahun 1912, Sultan Turki menandatangani sebuah perjanjian damai yang sejatinya sebagai simbol menyerahnya Turki kepada Italia. Perjanjian itu diadakan di kota Lausanne,Switzerland. Itulah awal pemerintahan kolonial Italia berkuasa di Libya. Namun, perjanjian ini ditolak rakyat Libya. Mereka tetap melanjutkan perang jihad. Di beberapa wilayah, mereka masih tetap dibantu oleh tentara Turki yang tidak mematuhi perintah dari Jenderal.