Tampilkan postingan dengan label Palestina. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Palestina. Tampilkan semua postingan

Rabu, 24 Agustus 2011

Surat Mujahidah Palestina untuk Muslimah di Indonesia

Bismillahirrahmanirrahim

Saudari-saudariku para muslimah di Indonesia…


Aku sampaikan salam penghormatanku untuk kalian, salam penghormatan Islam yang agung:

Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wa barakatuh,

Amma ba’du…

Kami adalah saudari-saudari muslimah kalian di Palestina. Kami tumbuh di medan ribath dan jihad. Dan kami selalu berusaha untuk berpegang teguh pada agama kami yang agung, serta mendidik anak-anak kami untuk itu. Karena berpegang teguh pada agama Islam adalah (satu-satunya) tali keselamatan, berdasarkan Firman Allah Ta’ala dalam Surah Ali Imran:
“Dan barang siapa yang menginginkan selain Islam sebagai agama, maka itu tidak akan diterima darinya, dan kelak di akhirat ia termasuk orang-orang yang merugi.”

Selasa, 23 Agustus 2011

Mujahid Muda Bertameng Al-Qur’an

 Entah mengapa, aku benci mereka, mungkin karena kedua adik perempuanku mereka siksa dan bunuh secara keji di desa kami. Atau mungkin karena ayahku mereka siksa dan tangkap bertahun-tahun lalu di desa kami. Atau yang paling memungkinkan, karena mereka membantai seluruh ibu-ibu di desa kami, termasuk ibuku! Intinya aku membenci mereka dengan sejuta alasanku.
Merekalah yang selama ini senang akan segala penderitaan kami, merekalah yang selalu mencari-cari alasan untuk menyiksa, membunuh, memperkosa, atau merampas barang-barang kami. Mereka itulah Kaum yang telah Allah kutuk dan murkai. Mereka Yahudi! Dan dengan segala sifat dan keburukan yang mereka warisi dari nenek moyang mereka. Kini aku akan membalas, aku dan dua kawanku akan membalas perbuatan mereka.

Kami berencana melakukan suatu hal yang pasti akan membuat setidaknya kesal salah seorang tentara laknat itu, kami tahu, mungkin tidak akan berpengaruh banyak bagi perlawanan ini, tapi kami tahu, itulah yang mereka sangat benci dari negri kami, "Anak-anak yang sangat nakal dan kurang ajar!" itu kata mereka.

Kami tidak sembarang memilih target, kami telah memantau, menilai dan mengerjai mereka puluhan kali. Maka kami tahu sekarang, kami harus mengincar tentara berpangkat tinggi agar mendapak efek yang luar biasa besar. Tidak sulit bagi kami yang bertubuh kecil untuk bergerak tanpa terlihat. Kami bertiga telah terbiasa puasa sehingga badan kami kurus dan gesit.

Jumat, 01 Juli 2011

Pelaksana Amaliyyah Al-Istisyhadiyyah : Perjuangan Muslimah Palestina


Pada artikel saya kali adalah 10 syahidah palestina yang cukup terkenal. Mereka adalah para muslimah yang telah “meng-infaqkan” diri demi negara dan Islam dari penjajahan zionis terlaknat. Berikut biografi singkat para mujahidah yang telah menjadi syahidah di tanah para Anbiya’, yakni Palestina.

1. Wafa Idris, ketika menjadi syahidah usianya 28 tahun. Tinggal di camp pelarian Amari yang ada di Ramallah. Wafa berprofesi sebagai perawat palang merah Palestina. Melakukan bom syahid pada tanggal 27 Januari 2002 dengan sasarannya adalah Jaffa Road, Yerusallem. Hasilnya, 150 orang tentara Zionis mengalami luka – luka dan cedera. Sekitar 2 bulan sebelum melakukan bom syahid, ia teringat kisah seorang budak laki – laki yang berumur 15 tahun yang bernama Samir Kosbeh yang telah ditembak mati kepalanya oleh tentara Israel. Wafa melakukan bom syahid melalui Brigade Syuhada Al Aqsha, yaitu sayap militer Fatah. Saat itu, Fatah masih dipimpin oleh Yasser Arafat.

2. Dareen Abu Asyheh, saat syahid usianya masih sangat muda, 21 tahun. Ia berasal dari Beit Wazan, Ramallah, Tepi Barat. Dareen ketika itu juga masih berprofesi sebagai mahasiswa di Universitas An Najah yang berlokasi di Nablus. Melakukan bom syahid di Maccabim Roadblock Israel yang ada di Tepi Barat pada tanggal 27 Februari 2002, yang memakan korban hanya 4 orang cedera tentara Israel. Perkataan terakhir Dareen sebelum syahid pada siaran televisi Arab ANN, “Aku ingin menjadi wanita kedua (setelah Wafa’) untuk melakukan operasi syahid membalas dendam darah syahid dan pengotoran terhadap masjid Al Aqsha.